JK: Tak Ada yang Tandingi Wibawa Obama

JAKARTA – Wapres Jusuf Kalla (JK) menyampaikan ucapan selamatnya atas pelantikan Presiden AS terpilih Barrack Obama yang akan dilangsungkan malam nanti.

”Pertama pemerintah tentunya sampaikan ucapan selamat atas inagurasi Obama pada hari ini, yang kira-kira 12 jam lagi,” katanya kepada wartawan, Selasa (20/1/2009).
 
Menurut Wapres, harapan dunia dan Indonesia sangatlah besar ke Obama untuk dapat menyelesaikan masalah-masalah di dunia internasional, misalnya masalah kemanan dan masalah ekonomi. “Dan saya yakin Obama dapat menyelesaikan masalah-masalah di dunia ini dan juga menyelesaikan masalah-masalah ekonomi,” yakinnya.
 


Dari sisi keamanan, Wapres menilai wibawa yang dimiliki oleh Obama sangatlah besar, yang mana dapat mempengaruhi Israel untuk menarik pasukannya dari jalur Gaza, yang mana hal tersebut dilakukan sebelum Obama dilantik.
 
“Kita lihat Obama belum dilantik Israel sudah mundur. Bayangkan kalau dia memerintah. Jadi belum dilantik saja ia sudah mundur jadi wibawa dia sangat besar untuk perdamaian. Tidak ada wibawa presiden seperti itu, karena ia punya keyakinan dan kemampuan yang sangat besar, jadi sekali lagi tentu pemerintah Indonesia menyampaikan selamat,” ungkapnya.

Wapres berharap dengan dilantiknya Obama menjadi presiden AS yang baru, Obama dapat menyelesaikan permasalahan ekonomi yang sedang dihadapi AS, karena menurutnya dengan menyelesaikan masalah ekonomi AS sendiri, maka secara tidak langsung akan menyelesaikan masalah ekonomi dunia, selain itu wapres juga berharap Obama dapat menciptakan tatanan dunia yang lebih damai.

“Dan tentu ekonomi Indonesia akan baik kembali, tidak perlu langsung ke Indonesia menyelesaikannya. Dengan menjaga pendekatan yang baik seperti komitmennya ingin bicara dengan Ahmadinejad itu langsung Timur Tenggah akan lebih damai. Ingin menarik pasukan dari Irak, ini pasti dunia akan lebih damai seperti itu harapannya,” tandasnya.
 
Mengenai hubungan AS dengan Indonesia, wapres menilai hubungan Indonesia dengan AS selama ini relatif berjalan dengan baik. “Paling dulu hal embargo, tapi sebenarnya pada embargo itu kita nggak bisa beli senjata juga. Jadi embargo nggak embargo sebenarnya efeknya sama saja, kita juga nggak akan mampu beli senjata karena waktu diembargo kita juga sedang krisis,” jelasnya.
 
Selain itu wapres juga menilai posisi Indonesia dimata AS sangatlah penting. Hal tersebut menurutnya dikarenakan Indonesia merupakan negara yang paling berpengaruh di Asia Tenggara, yang dapat menyeimbangkan kekuatan-kekuatan di kawasan Asia Tenggara. Selain itu, Indonesia merupakan negara Islam yang paling demokratis di dunia ini.

“Jadi banyak hal posisi kita penting, dan faktor-faktor itu penting untuk AS dan juga kita,” katanya. (mbs)

Tinggalkan Balasan